Fluorspar adalah istilah komersial untuk mineral fluorit yang telah ditambang dan diproses sebagai komoditas industri. Secara kimia, fluorspar tersusun dari kalsium fluorida, namun dalam konteks perdagangan, istilah ini digunakan untuk membedakan kualitas dan tingkat kemurnian sesuai kebutuhan industri.
Fluorspar memiliki peran penting dalam industri metalurgi, terutama sebagai bahan fluks dalam proses peleburan baja dan logam lainnya. Fungsinya adalah membantu mengikat kotoran dan menurunkan titik lebur, sehingga proses produksi menjadi lebih efisien. Dalam industri kimia, fluorspar berkadar tinggi digunakan sebagai bahan baku pembuatan asam fluorida yang kemudian menjadi dasar berbagai produk kimia berbasis fluor.
Selain itu, fluorspar juga dimanfaatkan dalam produksi aluminium, pendingin, bahan isolasi tertentu, hingga komponen industri teknologi. Permintaan global terhadap fluorspar cukup stabil karena keterkaitannya dengan sektor manufaktur, energi, dan kimia.
Nilai ekonominya sangat bergantung pada kadar kemurnian. Fluorspar dibedakan menjadi beberapa grade, seperti metallurgical grade dan acid grade. Semakin tinggi kadar kalsium fluorida yang terkandung, semakin tinggi pula nilai jualnya. Oleh karena itu, proses pemurnian dan pengolahan sangat menentukan daya saing komoditas ini.
Dengan posisi strategisnya dalam rantai industri modern, fluorspar bukan sekadar mineral biasa, melainkan bahan baku penting yang mendukung berbagai sektor industri berat dan kimia berteknologi tinggi.


