Gipsum adalah mineral alami yang tersusun dari kalsium sulfat dihidrat. Mineral ini terbentuk dari proses penguapan air laut atau air danau yang mengandung kadar kalsium dan sulfat tinggi dalam waktu yang sangat lama. Gipsum termasuk mineral yang relatif lunak dan mudah dihancurkan, sehingga cukup mudah untuk diolah.
Secara fisik, gipsum biasanya berwarna putih, abu abu muda, atau transparan dengan tekstur halus. Dalam bentuk kristal, gipsum dapat terlihat bening dan berlapis. Karena sifatnya yang lunak, mineral ini mudah digiling menjadi bubuk dan dicetak sesuai kebutuhan industri.
Pemanfaatan utama gipsum terdapat pada industri semen sebagai bahan pengontrol waktu pengerasan. Selain itu, gipsum banyak digunakan dalam pembuatan papan plafon, bahan cetakan, ornamen interior, serta produk dekoratif. Dalam dunia medis, gipsum juga digunakan sebagai bahan pembuat perban gips untuk penanganan patah tulang.
Nilai tambah gipsum meningkat ketika telah melalui proses kalsinasi atau pemanasan untuk menghasilkan produk turunan seperti plester dan papan gipsum siap pakai. Produk olahan ini memiliki nilai ekonomi jauh lebih tinggi dibandingkan batu gipsum mentah.
Dengan kegunaan yang luas dan proses pengolahan yang relatif sederhana, gipsum menjadi salah satu mineral non logam yang memiliki peran penting dalam sektor konstruksi, manufaktur, dan kesehatan.



