
Halit adalah mineral alami yang dikenal sebagai bentuk kristal dari natrium klorida. Mineral ini terbentuk melalui proses penguapan air laut atau danau asin yang meninggalkan endapan garam dalam lapisan tebal di bawah permukaan tanah. Halit sering disebut sebagai garam batu dalam bentuk mineraloginya.
Secara fisik, halit memiliki struktur kristal kubus yang khas dan dapat berwarna bening, putih, hingga kemerahan atau keabu abuan tergantung kandungan mineral lain di dalamnya. Mineral ini mudah larut dalam air dan memiliki rasa asin yang kuat. Karena kelarutannya tinggi, halit sering ditemukan di lingkungan kering atau tertutup agar tidak cepat larut kembali.
Peran utama halit sangat penting dalam industri kimia. Dari mineral inilah dihasilkan natrium dan klorin melalui proses elektrolisis. Kedua unsur tersebut menjadi bahan dasar berbagai produk seperti soda kaustik, klorin cair, dan bahan kimia industri lainnya. Dalam sektor pangan, halit yang telah dimurnikan menjadi bahan utama garam konsumsi.
Selain itu, halit juga digunakan dalam pengolahan air, industri pengawetan makanan, serta berbagai kebutuhan manufaktur yang memerlukan natrium klorida dalam jumlah besar. Nilai tambah halit meningkat ketika diproses menjadi produk turunan kimia atau garam dengan standar kemurnian tertentu.
Sebagai mineral yang sederhana namun sangat dibutuhkan, halit memiliki posisi strategis dalam rantai industri dasar. Keberadaannya menjadi fondasi bagi banyak proses kimia dan kebutuhan sehari hari masyarakat modern.
