Kaolin adalah jenis tanah liat alami yang tersusun terutama dari mineral kaolinit. Mineral ini terbentuk dari proses pelapukan batuan yang mengandung feldspar dalam waktu yang sangat lama. Kaolin dikenal karena warnanya yang putih bersih dan teksturnya yang sangat halus, sehingga berbeda dari tanah liat biasa.
Secara fisik, kaolin memiliki warna putih hingga krem dengan butiran sangat lembut ketika digiling. Kemurnian dan tingkat kecerahan warnanya menjadi faktor utama yang menentukan kualitasnya. Semakin putih dan bebas dari kotoran mineral lain, semakin tinggi nilai ekonominya.
Pemanfaatan utama kaolin terdapat pada industri keramik dan porselen karena kemampuannya menghasilkan produk yang halus dan kuat setelah melalui proses pembakaran. Selain itu, kaolin juga digunakan dalam industri kertas sebagai bahan pelapis untuk meningkatkan kecerahan dan kehalusan permukaan. Di sektor kosmetik dan farmasi, kaolin dimanfaatkan sebagai bahan dasar masker wajah dan produk perawatan kulit karena sifatnya yang lembut dan mampu menyerap minyak.
Nilai tambah kaolin meningkat ketika telah melalui proses pemurnian dan pengolahan sesuai standar industri tertentu. Kaolin berkualitas tinggi yang memenuhi spesifikasi industri keramik atau kosmetik memiliki harga jauh lebih tinggi dibandingkan kaolin mentah yang belum diolah.
Dengan kegunaan yang luas dan pasar yang stabil, kaolin merupakan mineral non logam yang memiliki potensi ekonomi besar, terutama jika didukung oleh teknologi pengolahan yang mampu menghasilkan produk dengan kualitas premium.



