Malaysia Izinkan Warga Miskin Menambang Emas Sendiri, Mumpung Harga Tinggi

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com – Negara bagian Kelantan, Malaysia berencana akan mengeluarkan izin penambangan emas skala kecil untuk warga miskin.

Pemerintah juga menjanjikan peningkatan kecil bagi warga berpenghasilan rendah karena harga emas berada di dekat titik tertinggi sepanjang sejarah.

Langkah ini diambil seiring melonjaknya harga emas dan video viral warga Kelantan yang mendulang logam mulai itu.

Dikutip dari SCMP, pemerintah Kelantan bahkan telah membuka pendaftaran izin resmi sejak 1 Januari 2026. Hal ini memungkinkan warga untuk mendulang emas secara manual di area yang ditentukan.

Targetkan pekerja harian

Langkah ini menargetkan pekerja harian dan mereka yang bekerja tidak tetap, demografi yang signifikan di Kelantan. Diketahui, Kelantan merupakan salah satu negara bagian termiskin di Malaysia dengan sebagian besar penduduk pedesaan dan basis industri yang terbatas.

Kelantan yang telah lama diperintah oleh partai oposisi, Partai Islam Pan-Malaysia (PAS), sering menuduh pemerintah federal mengabaikan pembangunannya, meskipun Putrajaya mengatakan tidak mengesampingkan negara bagian tersebut.

Direktur pertanahan dan pertambangan Kelantan, Nik Raisnan Daud mengatakan, skema tersebut bertujuan untuk menyeimbangkan bantuan ekonomi dengan keselamatan dan pengendalian lingkungan.

“Pemerintah negara bagian percaya, masyarakat berpenghasilan rendah masih dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini, terutama mereka yang bergantung pada upah harian dan pekerjaan tidak tetap,” ujarnya. 

Menurutnya, emas 916, jenis emas umum untuk perhiasan yang memiliki kemurnian 91,6 persen, diperdagangkan sekitar 565,77 ringgit atau sekitar Rp 2,3 juta per gram baru-baru ini, dengan harga berfluktuasi hingga sekitar 11 persen.

Di pasar emas global, harga logam mulia tersebut melonjak lebih dari 60 persen menjelang akhir tahun lalu hingga mencapai rekor tertinggi 4.549 dollar AS per ons sebelum turun setelah Natal menjadi sekitar 4.330 dollar AS pada 31 Desember.

Hanya boleh tambang manual

Berdasarkan peraturan yang sedang dirancang, penambangan emas hanya akan diizinkan dengan manual, tanpa mesin besar, untuk membatasi kerusakan lingkungan dan mengurangi risiko keselamatan. 

Pemerintah negara bagian berencana untuk menetapkan area-area spesifik untuk kegiatan tersebut dan menyeleksi permohonan, dengan memprioritaskan rumah tangga miskin. Pejabat setempat telah mengidentifikasi Tanah Merah dan Jeli sebagai distrik potensial.

Meski demikian, detail akhir mengenai persyaratan perizinan dan lokasi yang disetujui masih dalam tahap finalisasi.

Kelantan terletak di bagian sabuk emas tengah Malaysia, dengan endapan yang terkonsentrasi di pedalamannya. Tinjauan oleh Departemen Survei Geologi Malaysia pada tahun 1980-an dan 1990-an mengidentifikasi puluhan zona emas prospektif di wilayah tengah negara bagian tersebut. 

Studi akademis menunjukkan bahwa pendulangan skala kecil telah berlangsung selama beberapa generasi. Pada 2019, media lokal melaporkan bahwa mahasiswa Universiti Malaysia Kelantan menemukan hampir 44 gram emas dan batu permata senilai sekitar 22.000 ringgit atau sekitar Rp 91 juta selama program eksplorasi lapangan di Jeli.

Sumber: https://www.kompas.com/global/read/2026/01/06/173000570/malaysia-izinkan-warga-miskin-menambang-emas-sendiri-mumpung-harga-tinggi?page=2.

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *