Panduan Operasional Standar (SOP) Pengolahan Emas Metode Vat Leaching (Sistem Tong) Pakai Sandioss

Pengolahan emas dari batu urat menggunakan metode bak/tong (vat leaching) memerlukan ketelitian pada setiap tahapannya. Berikut adalah panduan teknis mendetail yang disusun untuk memastikan efisiensi ekstraksi dan keselamatan kerja.

1. Tahap Persiapan Material (Kominusi)

Tahap ini sangat krusial untuk membebaskan butiran emas dari batuan kuarsa (liberasi) agar reagen kimia dapat bekerja optimal.

NoTahapanAktivitas TeknisAlat & Parameter
1Penghancuran (Crushing)Memecah bongkahan batu urat menjadi ukuran kecil.Jaw Crusher (Target: 1 cm – 10 mm).
2Penggilingan (Grinding)Menghaluskan material menjadi bubuk halus.Ball Mill atau Stamp Mill.
3Pengayakan (Screening)Memastikan ukuran butir seragam untuk mencegah penyumbatan filter.Mesh + 200

2. SOP Pelindian: Metode Sandioss (SD-0103)

Sandioss merupakan reagen ramah lingkungan yang lebih stabil dan aman dibandingkan sianida konvensional.

NoLangkah KerjaInstruksi DetailCatatan Penting
1Persiapan pHAtur pH material menggunakan kapur hingga mencapai angka ideal 11,2Jangan biarkan pH di atas 12 karena memicu kerak alkali.
2Dosis AplikasiGunakan dosis 0,9 – 2 kg per ton bijih (disesuaikan dengan kadar emas). Ingat ton bijih/lumpur kering!Jumlah Sandioss sebanding dengan jumlah CN dalam sistem sianida.
3Kinetika ReaksiLaju pelindian biasanya lebih lambat di awal (0-12 jam) namun cepat di akhir (setelah 24 jam).Total waktu pelindian rata-rata 72 jam.
4Penanganan SuhuPastikan suhu operasional berada di atas 10°C untuk efisiensi maksimal.Suhu rendah memperlambat pelarutan emas secara signifikan.
5Pemulihan (Recovery)Adsorpsi menggunakan karbon aktif atau penggantian dengan serbuk seng.Efisiensi penangkapan emas karbon aktif mencapai 99%.

3. Manajemen Limbah dan Keselamatan (Detoksifikasi)

Penanganan sisa pelarut sangat penting untuk mencegah pencemaran lingkungan yang fatal.

Jenis LimbahMetode NetralisasiProsedur TeknisTarget Keamanan
SandiossDegradasi AlamiLimbah dialirkan ke kolam terbuka agar terpapar sinar matahari dan udara.Residu terurai menjadi senyawa pupuk organik.
Lumpur (Tailing)Pengendapan KapurTambahkan kapur untuk mengendapkan logam berat (tembaga, timbal, besi).Air buangan jernih dan bebas logam terlarut.

Perlengkapan Keselamatan Wajib (APD):

  1. Pelindung Pernapasan: Masker gas dengan filter karbon aktif.
  2. Pelindung Tubuh: Sarung tangan nitrile (tebal), sepatu bot karet, dan celemek kimia.
  3. Pelindung Mata: Face shield atau kacamata goggle untuk menghindari percikan alkali.
  4. Peralatan Darurat: Sediakan air bersih mengalir (eye wash station) dan kotak P3K khusus antidot kimia di lokasi.

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *